Abstract :
Proses persalinan dimulai pada saat terjadi kontraksi uterus yang teratur dan progesif
serta akan diakhiri dengan keluarya janin. Proses pesalinan tersebut di sertai nyeri. Nyeri
persalinan terutama pada kala I disebabkan oleh adanya kontraksi uterus yang
mengakibatkan dilatasi dan penipisan serviks pada uterus. Nyeri tersebut dirasakan ibu
saat kontraksi dan menurun atau menghilang pada interval kontraksi. Tujuan penelitia n
ini adalah untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan
intensitas nyeri persalinan kala I.
Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan desain penelitian pre- post
test design. Populasi dalam penelitian ini adalah 13 responden. Jumlah sample dalam
penelitian ini adalah 8 responden. Cara pengambilan sampel dengan teknik Simple
random sampling. Instrumen penelitian yang dipakai menggunakan observasi dengan
skala pengukur nyeri NRS (Numerical Rating Scale). Pengolahan data dengan cara
editing, coding, scoring, tabulating dan analisa data dengan menggunakan uji wilcoxon.
Hasil penelitian didapatkan bahwa intensitas nyeri sebelum diberi aromaterapi lavender
seluruh 8 (100%) responden mengalami nyeri berat. Nyeri sesudah diberi aromaterapi
lavender sebagian besar 6 (75%) responden mengalami penurunan nyeri nyeri sedang.
Hasil uji statistik diperoleh nilai ? = 0,014, ? < 0,05, sehingga H1 diterima.
Kesimpulan hasil penelitian terdapat pengaruh aromaterapi lavender terhadap penurunan
intensitas nyeri persalinan kala I di Puskesmas Blimbing Gudo Kecamatan Gudo
Kabupaten Jombang.
Kata Kunci : Nyeri, Persalinan Kala I, Aromaterapi Lavender