Institusion
STIKES Insan Cendekia Medika Jombang
Author
A’yunin, Nurustani Qurrata
Subject
RT Nursing
Datestamp
2021-07-19 02:12:07
Abstract :
Pemantauan perkembangan motorik anak merupakan hal yang juga perlu diperhatikan
selain pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu. Kader sebagai petugas rutin
posyandu memiliki peran untuk menyampaikan informasi terkait hasil pemeriksaan
perkembangan balita. Namun kenyataannya ketika Posyandu kader hanya melakukan
pemeriksaan antropometri balita, sehingga ibu tidak mengerti kondisi dan tidak
memantau perkembangan balitanya secara optimal. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh peran kader terhadap perilaku ibu dalam pemantauan
perkembangan motorik balita usia toodler di Posyandu Desa Kenep Kecamatan Balen
Kabupaten Bojonegoro.
Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini
adalah semua ibu yang memiliki balita usia 1 -3 tahun . Dengan jumlah sampel sebanyak
57 orang dengan menggunakan teknik sampling Proporsional simple random sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data diolah dengan editing, coding,
scoring, tabulating, dan dianalisis dengan uji Chi- Square.
Hasil penelitian menunjukkan peran kader sebagian besar responden 54% masuk
kriteria baik, dan sebagian kecil responden 46% masuk kriteria tidak baik. Perilaku ibu
sebagian besar responden 60% bersikap positif dan sebagian kecil responden 40%
bersikap negative dalam pemantauan perkembangan balita usia toodler. Hasil analisis chi
square diperoleh p = 0,01 < 0,05.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh peran kader terhadap perilaku ibu
dalam pemantauan perkembangan motorik balita usia toodler (1-3 tahun).
Kata Kunci : Peran, kader, pemantauan, perkembangan motorik, toodler.