Abstract :
Pendahuluan Salah satu minuman jajanan yang mulai dikenal oleh masyarakat
adalah es dawet. Es dawet dapat terkontaminasi oleh bakteri patogen melalui air
yang digunakan untuk membuat es batu atau untuk proses santan. Selain itu,
kontaminasi dapat terjadi selama proses pengolahan atau proses distribusi es dawet.
Kuman atau bakteri dalam es dawet akan menimbulkan gangguan kesehatan pada
manusia seperti sakit perut, mulas, muntah, diare dan penyakit infeksi lain yang
dapat berakibat fatal pada kehidupan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah Es Dawet di Kec Bluluk Kab Lamongan terkontaminasi oleh
bakteri Eschericia coli. Metode Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan
rancangan penelitian Cross sectional. Sampel didapat dari 3 pedagang es dawet di
Kec Bluluk Kab Lamongan. Pemeriksaan bakteri Escherecia coli pada es dawet
menggunakan metode pour plate (metode tuang). Hasil Penelitian dari 3 sampel
tersebut tidak ditemukan bakteri Escherecia coli tetapi ditemukan bakteri yang lain
yaitu Klebsiella pneumonia yang termasuk bakteri coliform. Ditemukannya bakteri
Klebsiella pneumonia dipengaruhi oleh sanitasi lingkungan tempat penjualan,
kebersihan alat, serta hygenis saat pembuatan es dawet. Kesimpulan Es dawet di
Kec Bluluk Kab Lamongan tidak terkontaminasi bakteri Escherecia coli tetapi
terkontaminaasi oleh bakteri yang lain yaitu Klebsiella pneumonia yang termasuk
bakteri coliform.
Kata kunci : Es dawet, Escherecia coli,Kontaminasi