Abstract :
Pendahuluan: Perilaku penyimpangan seksual yaitu bentuk dorongan seseorang terhadap kepuasan seksual yang didapatkan secara tidak lazim atau tidak sesuai dengan norma yang berlaku. Perilaku penyimpangan seksual diantaranya lesbian, gay, biseksual dan transgender atau dikenal dengan sebutan LGBT. Penyebab dari perilaku penyimpangan seksual LGBT yaitu salah satunya dikarenakan trauma psikologis atau trauma yang terjadi di masa lalu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan trauma psikologis dengan perilaku penyimpangan seksual LGBT pada forum Gubug sebaya Jombang. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 134 orang yang merupakan anggota aktif dari forum Gubug sebaya Jombang dengan jumlah sampel 100 orang. Penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dan alat ukur yang digunakan adalah kuesioner pada kedua variabel dengan sistem online menggunakan fasilitas google form. Pengelolahan data dengan cara editing, koding, scoring, tabulating, dan analisis data menggunakan uji rank spearman. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh responden pada forum Gubug sebaya Jombang mengalami trauma berat dengan perilaku penyimpangan seksual yang megarah pada perilaku negatif yaitu sebanyak 80 orang (80%) dari 100 orang. hasil analisis dengan menggunakan uji rank spearman didapatkan nilai signifikan p=0,000 (?<0,05) menunjukkan bahwa H1 diterima. Kesimpulan: Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan trauma psikologis dengan perilaku penyimpangan seksual LGBT pada forum Gubug sebaya Jombang. Saran Diharapkan ketua atau pemangku kebijakan dari forum Gubug sebaya memahami resiko dari penyimpangan seksual sehingga dapat mengontrol dirinya sendiri agar tidak terjerumus ke perilaku penyimpagan seksual negatif yang dapat merugikan dirinya sendiri, bagi institusi pendidikan, penelitian ini dapat dijadikan wawasan materi dan pembelajaran tentang hubungan trauma psikologis dengan perilaku penyimpangan seksual LGBT serta dapat menjadi acuan dalam kegiatan pengabdian masyarakat untuk dosen dan mahasiswa, bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat dijadikan referensi literatur, informasi dan pembanding terkait hubungan trauma psikologis dengan perilaku penyimpangan seksual