Abstract :
Pendahuluan. Gastroenteristis diakibatkan oleh gangguan penyerapan makanan yang terjadi
karena adanya infeksi atau peradangan pada dinding saluran pencernaan, terutama lambung
dan usus, yang ditandai dengan: mual; muntah; feses lembek dan cair; haus terus menerus;
demam; sakit kepala; tidak nafsu makan; dan sakit perut. Kondisi tersebut mengakibatkan
makanan tidak dapat diserap sempurna oleh jonjot usus dan usus bekerja tidak optimal maka
sebagian besar air dan zat-zat yang terlarut di dalamnya keluar bersama feses Karena terjadi
pengeluaran cairan yang berlebihan sehingga menyebabkan kekurangan volume cairan di
dalam tubuh (dehidrasi). Tujuan. Dapat melaksanakan asuhan keperawatan pada klien
gastroenteritis akut dengan masalah kekurangan volume cairan. Metode. Desain penelitian ini
adalah studi kasus, populasi penelitian adalah klien gastroenteritis dengan kekurangan volume
cairan sebanyak 2 orang. Pengumpulan data menggunakan format pengkajian. Data dianalisis
secara deskriptif, lalu dijelaskan di dalam pembahasan. Hasil. Hasil penelitian studi kasus
setelah dilakukan tindakan keperawatan selama tiga hari, kekurangan volume cairan dengan
pemberian cairan didapatkan hasil ke dua pasien tidak tampak gejala kekurangan volume
cairan. Kesimpulan. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah dalam pemberian asuhan
keperawatan pada klien gastroenteritis dengan masalah kekurangan cairan dapat teratasi
dengan cara perawat menentukan derajat dehidrasi, melakukan rehidrasi dan balance cairan.
Saran. Diharapkan pasien mampu menjaga pola hidup sehat (makan makanan 4 sehat 5
sempurna, olahraga)