Abstract :
Survei di Indonesia melaporkan bahwa 38% ibu berhenti memberikan ASI karena
kurangnya produksi ASI. Air susu ibu yang tidak lancar menjadikan ibu merasa cemas dan
menghindar untuk menyusui dan berdampak pada kurangnya isapan bayi, hal tersebut
mempengaruhi penurunan produksi dan kinerja hormon oksitosin dan prolaktin, bahkan
menyebabkan pembendungan dan statis ASI, sehingga ibu mengambil langkah berhenti
menyusui. Pijat oksitosin dilakukan untuk membantu ibu merasa tenang dan rileks sehingga
produksi ASI meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh oxytocin
massage terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu post partum.
Literature review ini menggunakan data sekunder dari 15 dengan metode pre
eksperimen dan quasi eksperimen, pencarian data di akses melalui database Google
Scholar, Science Direct, SCOPUS, PubMed, Garuda dan researchgate dengan studi empiris
5 tahun terakhir, jurnal di ambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dalam penelitian
ini menggunakan pedoman PICOS.
Kelima belas artikel didapatkan hasil adanya pengaruh peningkatan produksi ASI
sebelum dan setelah dilakukan pijat oksitosin.
Pengaruh oxytocin massage terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu postpartum
berdasarkan studi empiris 5 tahun terakhir menunjukan bahwa pijat oksitosin yang di
berikan secara rutin dan berkala dapat meningkatkan produksi ASI ibu postpartum.
Kata kunci: pijat oksitosin, produksi ASI, ibu postpartum