DETAIL DOCUMENT
INTERPRETASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAERAH KOTA KENDARI BERDASARKAN DATA ANOMALI MEDAN MAGNETIK REGIONAL
Total View This Week18
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
NENSI SETIANI, R1A115046
Subject
Struktur Bawah Permukaan 
Datestamp
2020-02-25 05:46:18 
Abstract :
ABSTRAK Telah dilakukan penelitan di daerah Kota Kendari yang bertujuan untuk menentukan pola sebaran anomali medan magnetik regional dan menentukan struktur bawah permukaan berdasarkan hasil pemodelan 2D data geomagnetik. Jumlah data tersebar pada 165 titik pengukuran. Pengolahan data dilakukan dengan koreksi variasi harian, koreksi IGRF (International Geomagnetic Reference Field), reduksi ke kutub dan kontinuasi ke atas. Pola sebaran anomali medan magnetik regional menunjukkan rentang nilai -55.5 nT hingga 53.1 nT yang tersebar mulai dari arah utara hingga selatan daerah penelitian. Pemodelan geologi bawah permukaan dilakukan dengan menggunakan software Oasis Montaj 6.4.2. Pemodelan 2D data anomali medan magnetik regional menunjukkan dugaan keberadaan 5 formasi batuan. Formasi tersebut terdiri dari Formasi Meluhu (TRJm) dengan rentang nilai dengan rentang nilai suseptibilitas 0.001 – 0.04 SI, Formasi Langkowala (Tml) dengan rentang nilai suseptibilitas 0.001 – 0.009 SI, Formasi Buara (Ql) dengan nilai suseptibilitas 0.0003 SI. Formasi Alangga (Qpa) dengan rentang nilai suseptibilitas 0.00064 – 0.0025 SI, dan endapan Alluvium (Qa) dengan nilai suseptibilitas 0.00001257 SI. Kemudian didapatkan adanya sesar geser yang memotong Formasi Buara (Ql), Formasi Alangga (Qpa) dan Formasi Meluhu (TRJm) yang berada pada koordinat 447017.90 hingga 444755.50. Kata Kunci: Metode Geomagnetik, Anomali Medan Magnetik Regional, Struktur Bawah Permukaan 
Institution Info

Universitas Halu Oleo