Abstract :
ABSTRAK
Sem Rantebua. 2019. Analisis Bauran Kebijakan Fiskal dan Kebijakan Moneter Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Tesis. Program Studi Ilmu Ekonomi. Pascasarjana. Universitas Halu Oleo. Dibimbing oleh Ibu Rosnawintang dan Bapak La Ode Suriadi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bauran kebijakan fiskal dan kebijakan moneter terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Kebijakan fiskal diukur dengan varibel penerimaan negara, belanja negara dan pembiayaan. Kebijakan moneter diukur dengan variabel jumlah uang beredar (M2), kurs, suku bunga dan distribusi kredit. Jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang di akses melalui website Kantor Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Data tersebut menggunakan data time series per-triwulan dari Tahun 2009 – 2018. Alat analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan bantuan aplikasi Eviews.
Hasil penelitian ini sesuai dengan hipotesis yang dibangun, dimana variabel penerimaan negara, belanja negara, pembiayaan, M2, kurs, kredit berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan variabel suku bunga berpengaruh negatif. Meskipun demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal dan kebijakan moneter baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Variabel penerimaan negara merupakan variabel paling dominan dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini mempertegas teori Harrod-Domar. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,705 menunjukkan bahwa kemampuan model dalam penelitian ini untuk menjelaskan variabel pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 70,5 persen, sisanya sebesar 29,5 persen ditentukan oleh variabel lain diluar model. Oleh karena itu disarankan bagi peneliti selanjutnya agar menambahkan variabel inflasi sehingga menghasilkan model penelitian yang lebih baik.
Kata Kunci: Bauran Kebijakan, Pertumbuhan Ekonomi, ECM.