Abstract :
ABSTRAK
Ordo Sapindales adalah salah satu ordo yang memiliki jumlah spesies terbanyak yang ada di kawasan Hutan Lambusango, dimana memiliki peranan di bidang ekologi yaitu mampu mencegah terjadinya kerusakan hutan oleh curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan erosi tanah. Ordo ini memiliki bentuk tajuk yang beragam sehingga dapat membentuk tutupan kanopi pada daerah hutan tropis, dengan tutupan kanopi yang dimiliki maka pohon ordo Sapindales dapat membantu dalam menghambat terjadinya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model arsitektur pohon ordo Sapindales di kawasan Hutan Lambusango, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. Sampel dalam penelitian ini adalah jenis pohon yang termasuk dalam ordo Sapindales. Metode yang digunakan yaitu metode eksplorasi dan observasi dengan teknik jelajah. Teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 10 spesies, yaitu dahu hitam (Dracontomelon dao) dengan model Koriba, ghui (Koordersiodendron pinnatum) dengan model Koriba, jambu mete (Anacardium occidentale) dengan model Koriba, kedondong hutan (Spondias pinnata) dengan model Petit, kenari (Canarium intermedium) dengan model Roux, kesambi (Schleichera oleosa) dengan model Champagnat, korope (Mischocarpus sundaicus) dengan model Attims, kuweni (Mangifera odorata) dengan model Attims, matoa (Pometia pinnata) dengan model Champagnat, dan ninifo (Buchanania arborescens) dengan model Attims. Kesimpulan penelitian ini adalah ditemukan 10 spesies pohon dari ordo Sapindales dengan 5 model arsitektur pohon yaitu Koriba, Petit, Roux, Champagnat, dan Attims.
Kata Kunci: model arsitektur pohon, ordo Sapindales.