Abstract :
Batugamping merupakan jenis bahan galian golongan C yang banyak digunakan dalam proses industri maupun bangunan. Analisis tingkat konsentrasi debu dari aktivitas crusher (sumber tidak bergerak) dan debu aktivitas hauling (sumber bergerak menggunakan Model Dispersi Gauss. Pengambilan sampel debu total(TSP) penambangan batugamping PT. XYZ di Moramo Utara mengacu kepada SNI 19-7119.3-2005 tentang cara uji partikel tersuspensi total menggunakan peralatan High Volume Air Sampler (HVAS) Metode Gravimetri. Konsentrasi partikel debu (TSP) pada lokasi sekitar aktivitas crusher PT. XYZ di Moramo Utara yaitu 311,48 (µg/Nm ). Konsentrasi partikel debu (TSP) pada jalan hauling PT XYZ di Moramo Utara yaitu 205,56 (µg/Nm 3). Analisis sebaran konsentrasi emisi sumber titik (point source) kegiatan crusher menggunakan persamaan Gauss diperoleh nilai . konsenrasi tertinggi pada jarak 450 meter dan sumber garis emisi (line source) menggunakan persamaan dispersi gauss nilai konsentrasi tertinggi pada jarak50 meter. Kontribusi kosentrasi di Desa Wawatu 10,095 % debu Crusher dan 0,862 % debu Hauling, Desa Matawatu 5,973 % debu Crusher dan 0,708.%debu Hauling.
Kata Kunci : Batugamping, Crusher, Debu (TSP), Disperi Gauss, Hauling