DETAIL DOCUMENT
ANALISIS SENYAWA METABOLIT SEKUNDER BAHAN TEH MERAH PADA DAUN, BATANG DAN AKAR TUMBUHAN KACANG LAUT (Vigna marina (Burm.) Merr.) YANG TUMBUH DI PANTAI TORONIPA
Total View This Week15
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
WAHYU TRI PAMUNGKAS, F1D4150032
Subject
Senyawa Metabolit 
Datestamp
2020-03-03 02:28:35 
Abstract :
ANALISIS SENYAWA METABOLIT SEKUNDER BAHAN TEH MERAH PADA DAUN, BATANG DAN AKAR TUMBUHAN KACANG LAUT (Vigna marina (Burm.) Merr.) YANG TUMBUH DI PANTAI TORONIPA Oleh : WAHYU TRI PAMUNGKAS F1D4 15 032 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder bahan teh merah pada daun, batang dan akar kacang laut (Vigna marina (Burm.)Merr.). dengan menggunakan GCMS. penelitian ini merupakan jenis penelitian eksploratif, yakni eksplorasi kadar metabolit sekunder bahan teh merah dari organ daun, batang dan akar tanaman kacang laut dari pantai Toronipa. Kemudian dilakukan ekstraksi sampel di Laboratorium Forensik FMIPA, Unifersitas Halu Oleo dan analisis kandungan metabolit sekunder bahan kimia teh merah dengan alat GCMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skrining senyawa metabolit sekunder dengan metode GCMS dapat mengidentifikasi senyawa kimia bahan teh merah pada kacang laut berupa flavonol, theaflavin, thearubigins dan tanin. Kandungan senyawa bahan teh merah pada daun kacang laut yaitu flavonol 21,28%, theaflavin sebesar 10,86%, thearubigins sebesar 9,64%, dan tanin sebesar 13,19%, batang kacang laut mengandung senyawa flavonol 10,62%, theaflavin sebesar 12,98%, thearubigins sebesar 6,69%, dan tanin sebesar 9,65%, sedangkan akar kacang laut laut mengandung senyawa flavonol 5,13%, theaflavin sebesar 3,62%, thearubigins sebesar 3,76%, dan tanin sebesar 4,19%. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa daun kacang laut berpotensi lebih besar sebagai sumber bahan teh merah terbarukan. Kata kunci: Metabolit Sekunder, Teh Merah, Kacang Laut (Vigna Marina (Burm.)Merr.), Pantai Toronipa. 
Institution Info

Universitas Halu Oleo