Abstract :
OPTIMALISASI PEMANFAATAN BIJIH NIKEL KADAR RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE BLENDING PADA PT. INTEGRA MINING NUSANTARA
Isbar, Erwin Anshari, Deniyatno Jurusan Teknik Pertambangan FITK Universitas Halu Oleo Email : zibatambang92@gmail.com
ABSTRAK
Blending merupakan proses terkendali pencampuran dua atau lebih produk secara bersamaan, dengan kualitas spesifik yang berbeda untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan permintaan pasar. Masalah yang sering kali terjadi dalam proses blending adalah komposisi kualitas dan kuantitas dari tiap endapan nikel yang diblending hanya dilakukan atau diestimasi secara manual. Kelemahan dengan cara ini dapat dilihat dari ketidak mampuanya dalam menghasilkan kualitas blending yang baik dan seringkali tidak akurat dari target blending yang telah direncanakan. Atas dasar tersebut peneliti melakukan penelitian dengan tujuan menentukan komposisi dan menentukan kadar rata-rata blending bijih nikel kadar rendah untuk mencapai target produksi. Dari permasalah tersebut, penulis menghasilkan Komposisi blending untuk pemanfaatan bijih nikel kadar Low Grade jumlah tonase 849,04 ton dengan Ni 1,57% dan Fe 26,67% di Blending dengan kadar Height Grade jumlah tonase 4.154,84 ton dengan Ni 1,89% dan Fe 22,63% menghasilkan tonase 5.003,88 dengan kadar Ni 1,84%, Fe 23,32%. Kadar rata-rata blending bijih nikel kadar rendah adalah 5.003,37 ton dengan kadar Ni 1,83% dan Fe 23,36%.
Kata Kunci : Nikel, Blending, Kadar Rendah, Kadar Tinggi