DETAIL DOCUMENT
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Model Pembelajaran Inquiry Dan Discovery Learning Pada Konsep Zat Tunggal Dan Zat Campuran Di Kelas V Sds Katolik Pelangi Kendari
Total View This Week17
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
Manli Mareh Reston, A1G1 15 086
Subject
Kemampuan Berpikir Siswa dan Model Pembelajaran 
Datestamp
2019-10-29 03:37:54 
Abstract :
ABSTRAK Manli Mareh Reston, 2019, Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Model Pembelajaran Inquiry dan Discovery Learning pada Konsep Zat Tunggal dan Zat Campuran di Kelas V SDS Katolik Pelangi Kendari. Hasil penelitian Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Pendidikan: (I). Dr. Rimba Hamid, M.Si, dan Pembimbing (II) Drs. Amiruddin B, M.Kes, Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis dalam memahami konsep zat tunggal dan zat campuran melalui penerapan model pembelajaran inquiry pada siswa kelas Vb SDS Katolik Pelangi Kendari, untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis dalam memahami konsep zat tunggal dan zat campuran melalui penerapan model pembelajaran disecovery learning pada siswa kelas Va SDS Katolik Pelangi Kendari, membandingkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V dalam memahami konsep zat tunggal melalui model Pembelajaran inquiry dan discovery learning SDS Katolik Pelangi Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan quasi eksperimental design, yang dilaksanakan pada kelas discovery, penelitian ini dilakukan di kelas Va dan Vb SDS Katolik Pelangi Kendari, sampel dalam penelittian ini siswa SDS Katolik Pelangi Kendari kelas Va Yang Berjumlah 30 0rang dan kelas Vb yang berjumlah 25 orang. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dan dokumen. Untuk uji coba instrumen ini dilakukan menggunakan dua cara yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dan analisis data inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji validitas instrument yang dilakukan di SDN 90 Kendari terdapat lima nomor soal yang valid dari tujuh nomor yang diuji cobakan dan pada uji reliabilitas ditemukan nilai alpha crombach 0,510 > r tabel = 0,388 maka instrument dinyatakan reliabel. Berdasarkan hasil uji hipotesis nilai N-gain diperoleh data menyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima dapat dilihat melalui nilai sig 0,001 < 0,005. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat perbandingan kemampuan berpikir kritis antara kelas inquiry dan discovery learning, dimana kemampuan berpikir kritis kelas yang menerapkan model pembelajaran discovery learning lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menerapkan model pembelajaran inquiry pada kelas V SDS Katolik Pelangi Kendari. Kata Kunci : Model pembelajaran, model pembelajaran inquiry dan discovery learning, kemampuan berpikir kritis. 
Institution Info

Universitas Halu Oleo