Abstract :
ABSTRAK
Intan Harsia (NIM. S1A1 16 310). Dengan judul penelitian Pengaruh
Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan
Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Dibawah bimbingan Dr.Adrian Tawai, S.Sos,. M.Si. selaku pembimbing I dan La Ode Muh. Elwan, S.Sos,. MPA.selaku Pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan fokus pada pengukuran dan deskripsi pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara yang berjumlah 101 orang. Untuk menjawab permasalah dalam pelitian ini, maka digunakan analisis regresi Linear Sederhanaa, dengan menggunakan bantuan komputer melalui paket program statistic package for the social science (SPSS) yang akan menghasilkan koefisien korelasi, untuk mengetahui tingkat hubungan antara variabel-variabel penelitian.
Hasil penelitian ini mnggambarkan bahwa kompetensi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Badan Kepegawaian Daerah provinsi Sulawesi Tenggara. Hal ini dapat dibuktikan dari
hasil uji statistik, dimana thitung ≥ ttabel. Selanjutnya berdasarkan hasil perhitungan koefisien determinasi (R2) menunjukkan nilai sebesar 0,788 atau 78,80 %. Hal ini
menggambarkan bahwa sebesar 78.80% variasi perubahan yang terjadi pada variabel dependen dalam hal ini adalah kinerja pegawai (Y) diterangkan atau dijelaskan oleh variabel independen yakni kompetensi pegawai. Sedangkan sisanya sebesar 21,20 atau 1,20% variasi perubahan yang terjadi pada variabel dependen dalam hal ini adalah kinerja pegawai (Y) diterangkan atau dijelaskan oleh variabel lain diluar variabel analisis dalam penelitian ini.
Oleh karena itu, maka berdasarkan hasil temuan penelitian dan kajian teoritis maka disimpulkan bahwa untuk menghasilkan kinerja pegawai pada suatu lembaga pemerintah atau swasta harus mempertimbangkan eksistensi kompetensi, oleh karena itu proses seleksi, pelatihan, pendidikan dan kompetensi harus diutamakan dari variabel-variabel personal yang lainnya. Dengan demikian penerapan prinsip kompetensi untuk pengembangan manusia adalah dengan membuat manusia mampu memanfaatkan potensi terbaik dalam diri dan lingkungan untuk mendukung aktivitas kerja pada suatu lembaga.
Kata Kunci: Kompetensi pegawai; kinerja pegawai