DETAIL DOCUMENT
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MEMBUAT BONEKA DI KELOMPOK B4 TK TUNAS MAKARTI KENDARI
Total View This Week16
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
LILIS RAHMAT, A1H115022
Subject
Kemampuan Motorik Anak 
Datestamp
2020-03-10 00:49:08 
Abstract :
ABSTRAK Lilis Rahmat. 2019. “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Membuat Boneka di Kelompok B4 TK Tunas Makarti Kendari”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo. Pembimbing pertama Ibu Salwiahdan pembimbing kedua Bapak Muhamad Safiuddin Saranani. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan motorik halus anak dapat ditingkatkan melalui kegiatan membuat boneka di kelompok B4 TK Tunas Makarti Kendari? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan membuat boneka di kelompok B4 TK Tunas Makarti Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tahapan dalam penelitian ini mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan anak di Kelompok B4 TK Tunas Makarti Kendari, yang berjumlah 15 orang anak dengan rentang usia 5-6 tahun. Berdasarkan analisis data sesuai dengan standar nilai untuk indikator proses dikatakan berhasil apabila hasil yang dicapai minimal 85%. Pada siklus I sesuai dengan lembar observasi kegiatan mengajar guru sebanyak 14 aspek, yang dicapai guru 11 aspek dengan persentase 79%. Sedangkan hasil analisis data hasil belajar anak didik pada observasi awal kemampuanmotorik halus anak sebesar47%. Setelah pelaksanaan tindakan, hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar anak pada siklus I sebesar 73%dengan kategori Mulai Berkembang (MB) 4 orang, BSH 5 orang dan BSB 6 orang. Pada siklus II aktivitas mengajar guru meningkat menjadi 93% dimana lembar observasi kegiatan mengajar guru sebanyak 14 aspek, yang dicapai 13 aspek, sedangkan kegiatan belajar anak didik meningkat menjadi 87% sesuai dengan lembar observasi sebanyak 15 aspek dan 13 aspek yang dicapai anak dengan kategori BSB 7 orang, BSH 6 orang dan MB 2 orang. Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus di kelompok B TK Tunas Makarti Kendari dapat ditingkatkan melalui kegiatan membuat boneka. Kata kunci: motorik halus, membuat boneka 
Institution Info

Universitas Halu Oleo