Abstract :
ABSTRAK
Telah dilakukan pengukuran dan analisa metode Anisotropi Suseptibilitas Magnetik pada batuan ultrabasa di area pasca penambangan nikel pada wilayah Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Contoh batuan diambil dari 6 site dalam bentuk sampel setangan (hand sample) dan selanjutnya dibuat menjadi 95 spesimen. Anisotropi suseptibilitas magnetik diukur menggunakan MS2B Bartington Suspetibility Meter. Nilai suseptibilitas magnetik rata-rata pada masing-masing site berkisar antara 45,84 x 10-5 sampai 144,3 x 10-5 (SI) dengan derajat anisotropi yang bervariasi antara 4,96% – 6,85%. %, sampel batuan dengan derajat anisotropi <10% sangat baik untuk sampel paleomagnetik. Berdasarkan hasil analisis memperlihatkan pola anisotropi suseptibilitas magnetik, proses pembentukan batuan ultrabasa sampel BKA1 sampai sampel BKA6 merupakan kelompok batuan terobosan intrusi, dyke, atau sill yang mekanisme lelehan magma berarah vertikal.
Kata Kunci: Anisotropi, Suseptibiltas Magnetik, Paleomagnetik, Ultrabasa.