DETAIL DOCUMENT
SEBARAN DAN KARAKTERISTIK PERSARANGAN Apis dorsata Binghamii DI KAWASAN HUTAN ALAM DESA WOWAALATOMA KECAMMATAN LATOMA KABUPATEN KONAWE
Total View This Week16
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
RIO WINDY SAPUTRA, M1A1 14 061
Subject
Apis Dorsata Binghamii 
Datestamp
2020-03-18 07:13:10 
Abstract :
RINGKASAN Rio Windy Saputra (M1A1 14 061)Sebaran Dan Karakteristik Persarangan Apis dorsata Binghamii Di Kawasan Hutan Alam Desa Wowalatoma Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe. (Dibimbing oleh Rosmarlinasiah selaku pembimbing I dan Asrianti Arif selaku pembimbing II). Apis dorsata Binghamii merupakan salah satu jenis lebah madu asli Indonesia yang sampai sekarang masih merupakan penghasil madu yang paling tinggi produktivitasnya, meskipun lebah madu ini tergolong jenis liar yang belum dapat dibudidayakan tetapi paling potensial sebagai penghasil madu karena produktivitasnya yang tinggi dan juga Apis dorsata menjadi komponen penting dalam ekosistem hutan karena perannya sebagai peyerbuk, Apis dorsata diburu oleh masyarakat untuk dimanfaatkan menjadi madu sebagai produk utamanya, selain itu dapat menghasilkan lilin lebah, racun lebah, bahan dasar propolis, pollen, dan juga royal jelly. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar sudut cabang pohon kara sebagai tempat lebah Apis dorsata meletakkan sarangnya dan untuk mengetahui UHO produksi madu pada berbagai ukuran sudut cabang pada pohon kara, Populasi id . dalam penelitian ini adalah sarang lebah hutan Apis dorsata Binghamii di Desa Wowalatoma Kecamatan Latoma Kabupaten KonaweSerta sampel pada dalam penelitian ini adalah madu lebah hutan Apis dorsata Binghamii. Adapun metode ac . pada penelitian ini yaitu menggunakan metode jelajah. sitedi uho Perpustakaan Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah sarang Apis dorsata Binghamii yang ditemukan di hutan alam Desa Wowlatoma Kecamatan Latoma Kabupaten Konawe sebanyak. 6 sarang yang memiliki posisi sudut cabang yang berbeda-beda pada pohon kara tempat lebah hutan Apis dorsata Binghamii meletakan sarangnya, Karakteristik besar sudut cabang pohon kara meliputi jenis pohon, besar sudut cabang dan berat madu. Jenis pohon rambutan hutan (Nephelium mutabile)dengan diameter besar mendapatkan berat madu 20,8 Kg lebih mendominasi dibandingkan dengan salah satu jenis pohon gamal (Gliricidia sepium) dengan diameter lebih kecil yang mendapatkan berat madu 19,2 Kg. Hal ini di pengaruhi oleh karakteristik posisi cabang pohon kara dimana posisi sudut 49º menghasilkan berat madu lebih banyak sedangkan posisi sudut cabang 34º menghasilkan berat madu paling sedikit. Kata Kunci: Apis dorsata Binghamii, Kabupaten Konawe, Rambutan 
Institution Info

Universitas Halu Oleo