Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi dengan rendahnya hasil belajar siswa hal ini terjadi karena guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional sehingga siswa kurang antusias mengikuti pembelajaran bahkan bosan dalam menerima materi dari guru.Untuk itu guru perlu menggunakan model pembelajaran yang berbeda dari biasanya agar pembelajaran menjadi menarik dan membangkitkan semangat belajar siswa.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Kelas IV SD Negeri 2 Batukara pada materi pecahan. Jenis penelitin ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IVSD Negeri 2 Batukara, yang terdiri dari guru dan siswa, 6 orang siswa perempuan dan 3 orang siswa laki- laki. Pelaksanaan tindakan mengikuti prosedur penelitian tindakan kelas yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, mengamati, evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dalah data kuantitatif yaitu data hasil belajar siswa yang diperoleh dari tes hasil belajar siswa dan data kuatitatif diperoleh berdasarkan lembar observasi aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 55,55%. Sedangkan pada siklus II ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 88,89%. Aktifitas belajar siswa meningkat dimana pada siklus I pertemuan pertama dari 36,36% pada pertemuan kedua meningkat menjadi 45,46%, sedangkan pada siklus II pertemuan pertama 63,63% sedangkan pada siklus II pertemuan kedua meningkat menjadi 81,82%. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 2 Batukara pada materi pecahan.
Kata Kunci: penerapan, model pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar.