DETAIL DOCUMENT
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Pola Konsumsi Makanan Dengan Kejadian Hiperurisemia Di Puskesmas Watopute Kabupaten Muna
Total View This Week30
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
Wa Ode Rabiaturahmah, K1A1 14 097
Subject
Hiperurisemia 
Datestamp
2019-11-08 02:29:40 
Abstract :
ABSTRAK HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN POLA KONSUMSI MAKANAN DENGAN KEJADIAN HIPERURISEMIADI PUSKESMAS WATOPUTE KABUPATEN MUNA Oleh: Wa Ode Rabiaturahma K1A1 14 097 Hiperurisemia merupakan kristal putih yang tidak berbau atau berasa, yang di hasilkan oleh proses metabolisme utama, yaitu suatu proses kimia dalam inti. Sel yang berfungsi menunjang kelangsungan hidup, proses ini di mulai dari makanan yang berupa karbohidrat, protein, dan selulosa (serat) dengan melalui proses kimia dalam tubuh untuk di ubah menjadi tenaga (energi) dan bahan-bahan kimia lain yang di butuhkan tubuh bila terjadi penyimpanan dalam proses metabolisme maka akan menyebabkan terjadinya kelebihan dan penumpukan asam urat Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi Hiperurisemia diantaranya indeks massa tubuh dan pola konsumsi makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan pola konsumsi makanan dengan kejadian Hiperurisemiadi Puskesmas Watopute Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain case control. Jumlah sampel kasus 34 pasien dan kontrol 34 pasien yang diambil dengan metode total sampling dengan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh diolah menggunakan uji Chi Square dengan derajat kemaknaan (α) = 0,05 (95% Confidence Interval) Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan hiperurisemia dengan indeks massa tubuh dan pola konsumsi makanan. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan p-value 0,026 (ρ<0,05) dan diperoleh nilai OR hitung = 3,125 (nilai OR > 1), hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian hiperurisemia di Puskesmas Watopute. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi Square didapatkan p-value 0,006 (ρ<0,05) dan diperoleh nilai OR hitung = 4,117 hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan pola konsumsi makanan dengan Kejadian Hiperurisemia di Puskesmas Watopute. Simpulan penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan IMT dan pola konsumsi makanan dengan penderita hiperurisemia. Kata Kunci : Hiperurisemia, Indeks Massa Tubuh, Pola Konsumsi Makanan 
Institution Info

Universitas Halu Oleo