Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa kosentrasi HCl yang efektif digunakan untuk menguji gugus fungsional silika yang diekstrak dari lumpur teluk kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan preparasi sampel lumpur teluk kendari, lumpur diambil dari teluk kendari, kemudian lumpur di campurkan dengan aquades kemudian disaring dan dikeringkan dibawah sinar matahari selama 24 jam, setelah kering lumpur digerus meggunakan mortal kemudian diayak menggunakan ayakan 60 mesh. Diekstrak menggunakan metode ekstraksi padat-cair (leaching), lumpur 5 g ditambahkan larutan HCl dengan konsentrasi 4 M, 6 M, 8 M dan 10 M diaduk menggunakan magnetic stirrer dan dipanaskan selama 5 jam dengan temperature 100 ºC. Untuk mengetahui gugus fungsional lumpur teluk kendari menggunakan analisis spektroskopi FTIR. Hasil analisis FTIR menunjukkan bahwa sampel lumpur teluk kendari memiliki serapan IR yang muncul disemua variasi larutan HCl yaitu memiliki gugus fungsi Si-O-Si dan Si-O . Namun terjadi penurunan intensitas serapan pada gugus fungsi Si-O-Si pada larutan 6 M, Sedangkan pada larutan 10 M silika yang didapatkan cukup tinggi. Jadi semakin tinggi konsentrasi larutan HCl maka semakin meningkat gugus Si-O-Si yang didapatkan sebagai penyusun silika.
Kata kunci: Silika, Variasi Kosentasi HCl, Lumpur Teluk Kendari, Metode Leaching, FTIR (fourier Trasform Infra Red).