DETAIL DOCUMENT
PEMETAAN PERSEBARAN FUNGSI KAWASAN HUTAN DI KABUPATENMUNA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS(SIG)
Total View This Week15
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
ASNANI LUXFIATI, A1P1 15 016
Subject
Kehutanan 
Datestamp
2019-11-18 06:57:14 
Abstract :
ABSTRAK Asnani Luxfiati (2019).Telah melakukan penelitian dengan judul“PemetaanPersebaran Fungsi Kawasan Hutan di Kabupaten Muna Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG)”.Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1)bagaimana persebaran fungsi kawasan hutan di setiap Kecamatan yang ada diKabupaten Muna dan (2) bagaimana perbandingan hasil output peta fungsikawasan hutan dengan pemanfaatan fungsi kawasan hutan menurut petakehutanan RTRW Kabupaten Muna. Tujuan penelitian ini adalah(1) untukmengetahuipersebaran fungsi kawasan hutan di setiap Kecamatan yang ada diKabupaten Muna dan (2) untuk mengetahui perbandingan hasil output peta fungsikawasan hutan dengan pemanfaatan fungsi kawasan hutan menurut petakehutanan RTRW Kabupaten Muna.Penelitian dilakukan di Kabupaten Munatahun 2019/2020 dengan menggunakan metode deskriptifkualitatifdengan teknikanalisis data overlay dengan scoring parameter-parameter yang ada. Hasilpenelitian yang diadopsi dari kesimpulan menunjukkan bahwa (1) persebaranfungsi kawasan hutan yang berada di Kabupaten Muna terdiri atas tiga yaitukawasan hutan produksi, hutan produksi terbatas dan hutan lindung. Kawasanhutan produksi persebarannya terdapat di 22 Kecamatan di Kabupaten Munadengan luas 118942,18 ha (65,04%) kawasan hutan produksi terbatas terletak dibeberapa Kecamatan seperti Bone, Kontunaga, Lasalepa, Lohia, Pasir putih,Tongkuno, dan Lohia dengan luas 41095,61 ha (22,47%) dan kawasan hutanlindung yang persebarannya teletak di beberapa Kecamatan seperti Batukara,Kabawo,Maligano, Napabalano, Pasir putih dan Wakorumba selatan dengan luaskawasan hutan sebesar 22836,4 ha (12,49%). (2) Perbandingan hasil output petafungsi kawasan hutan dengan peta kehutanan RTRW Kabupaten Muna yaituterletak pada dua parameter tambahan yaitu area perlindungan mata air dan areasempadan pantai yang dijadikan sebagai fungsi kawasan hutan lindung.Perbandingan ini menunjukkan hasil output peta yang sesuai dengan pemanfaatanhutan menurut RTRW Kabupaten Muna adalah seluas 54269,67 ha ( 81,19%)danhasil output peta yang tidak sesuai dengan pemanfaatan hutan berdasarkan RTRWKabupaten Muna seluas 15077,79 ha (22,56%). KataKunci: Pemetaan, Sistem Informasi Geografis, Scoring, Overlay,Persebaran Fungsi Kawasan Hutan. 
Institution Info

Universitas Halu Oleo