DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENGARUH TEMPERATUR AKTIVASI TERHADAP KUALITAS KARBON AKTIF DARI TANDAN AREN MENGGUNAKAN ANALISIS PROKSIMAT DAN ULTIMAT
Total View This Week17
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
HASIR ANJANIHU, A1K1 15 031
Subject
Analisis Pengaruh Temperatur 
Datestamp
2019-11-19 02:02:30 
Abstract :
ABSTRAK HASIR ANJANIHU( A1K1 15 031), telah melakukan penelitian “Analisis Pengaruh Temperatur Aktivasi Terhadap Kualitas Karbon Aktif Dari Tandan Aren Menggunakan Analisis Proksimat Dan Ultimat”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur aktivasi terhadap kualitas karbon aktif tandan aren menggunakan analisis proksimat dan ultimat. Dalam penelitian ini di lakukan proses pembuatan karbon aktif tandan aren dengan 3 tahapan yaitu proses dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi. Poroses aktivasi menggunakan temperatur 600 0 C, 650 0 C, 700 0 C, 750 0 C, 800 0 C dengan waktu 30 menit, Setelah diaktivasi, sampel dianalisis menggunakan metode analisis proksimat dan ultimat, analisis proksimat adalah analisa untuk menentukan kadar air, abu, zat mudah menguap dan karbon terikat sengakan analisis ultimat adalah analisa untuk menentukan kandungan unsur karbon, hidrogen, nitrogen, oksigen dan sulfur. Metode analisis proksimat menggunakan peralatan tanur, oven dan timbangan sedangkan analisis ultimat menggunakan peralatan CHN-2000 analyzer dan SC-632 analyzer.Hasil analisis proksimat menunjukan bahwa kadar air, kadar zat mudah menguap, dan kadar abu karbon aktif tandan aren dengan analisis proksimat mengalami penurunan dari temperatur aktivasi 600 0 C-700 0 C, kemudian meningkat pada temperatur aktivasi 800 0 C, sedangkan karbon terikat mengalami peningkatan dari sampel temperatur aktivasi 600 0 C-700 0 C kemudian menurun pada temperatur 800 0 C sedangkan hasil analisis ultimat menunjukkan bahwa semua sampel memiliki kandungan unsur yang bervariasi, unsur karbon mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya temperatur aktivasi sedangkan kandungan unsur hidrogen, oksigen, nitrogen, dan sulfur mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya temperatur aktivasi. Jadi, untuk semua kondisi temperatur aktivasi, pada temperatur 700°C mempunyai nilai optimum dengan kandungan unsur karbon paling tinggi dan memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) mutu karbon aktif. Kata Kunci : Karbon aktif, tandan aren, analisis proksimat, analisis ultimat, 
Institution Info

Universitas Halu Oleo