Abstract :
ABSTRAK
Wisda Puspita Bahar (2019) telah melakukan penelitian dengan judul “Efek
Temperatur Aktivasi Terhadap Struktur Kristalin Arang Aktif Dari Tandan Aren (Arenga pinnata MERR)”.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur aktivasi terhadap struktur kristalin arang aktif yang terbentuk dari tandan aren. Penelitian
ini dibagi dalam dua tahap yaitu tahap karbonasi pada temperatur 250℃-400℃ dan tahap aktivasi mulai dari temperatur 600℃-800℃ selama 30 menit. Hasil aktivasi
arang aktif tandan aren dianalisis dengan menggunakan XRD (X-Ray Diffractometer)yang berguna untuk mengetahui gambaran struktur Kristal dalam arang aktif tandan aren.
Hasil Analisis XRDdengan bantuan Software Match 3menunjukkan bahwa unsur yang mendominasi adalah Diamond sebelum pemanasan dengan persentase 90,2% dengan struktur kristal orthorhombic, dengan parameter kisi a= 4.12700 Å b= 4.93700 Å c= 4.81900 Å. Puncak C ( Carbon) memiliki struktur kristal hexagonalpada semua variasi temperatur. Puncak C Graphite memiliki struktur Kristal orthorhombicdan pada temperatur 700oC terbentuk struktur Kristal hexagonal. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian variasi temperatur atau pemanasan arang aktif tandan aren mempengaruhi struktur Kristal yang terbentuk. Dimana semakin meningkat temperatur aktivasinya, maka struktur Kristal yang terbentuk terlihat lebih amorf ditandai dengan puncak difraksi yang semakin melebar dengan intensitas kristal yang menurun. Untuk hasil perhitungan ukuran kristalit sampel arang aktif tandan aren dengan metode Scherrer dan variasi temperatur terlihat bahwa nilai ukuran kristalit yang paling besar adalah arang aktif tanpa aktivasi sebesar 122,4901 nm dan yang paling terendah pada temperatur 600oC sebesar 44,53012 nm. Semakin besar ukuran kristal maka puncak difraksi yang terbentuk akan mendekati sebuah garis vertikal dengan celah yang sempit.
Kata Kunci: Arang Aktif, Tandan Aren, Temperatur Aktivasi, Struktur Kristal