Abstract :
ABSTRAK
Hernawati (C1G2H1 17 018) Perubahan situlung-tulung dalam prosesi perkawinan masyarakat Bugis di Desa Mokupa Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur, dibimbing oleh Bapak Nasruddin Suyuti (selaku pembimbing I) dan La Ode Ali Basri (selaku pembimbing II)
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk perubahan situlung-tulung dalam prosesi perkawinan masyarakat Bugis di Desa Mokupa Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur, (2) faktor penyebab perubahan budaya situlung-tulung dalam prosesi perkawinan masyarakat Bugis di Desa Mokupa Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur. Jenis penelitian ini
adalah kualitatif. Informan penelitian menggunakan teknik snowball , yaitu cara
penentuan informan dilakukan secara bertahap. Metode pengumpulan data dalam
penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan perekaman
kejadian. Teknis analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini mengacu pada
model analisis Miles dan Haberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Bentuk perubahan budaya
situlung-tulung dalam prosesi perkawinan masyarakat BugisUHOdi Desa Mokupa yaitu
id
(a) Perubahan cara mammanu.-manu (mencari jodoh),(b) Perubahan situlung-tulung
kerabat/tokoh adat pada tahap madduta (meminang), (c) Perubahan tanggung jawab
uang panai (d) Proses dan mekanisme musyawarah adat cenderung di permudah, (e)
ac
.
Hilangnya tradisi mandi uap dan mandi tolak bala, (f) Tradisi mappanre dewata
sudah mulaiuhoditinggalkan, (g) Perubahan tiwi-tiwi (seserahan) (h) Sikap masyarakat yang kurang antusias terhadap acara mappaci, (i) Adanya sistem upah/gaji terhadap anggota masyarakat. yang menjadi pembawa informasi (mappada , (j) Adanya jasa juru masak, (k) Adanya penyewa jasa perlengkapan perkawinan, (l) Berkurangnya minat generasi muda dalam penjemputan tamu,(2) faktor penyebab perubahan budaya
sitedisitulung-tulung dalamPerpustakaanmasyarakatBugisyakni(a)kemajuan teknologi yang merubah pola fikir, (b) faktor ekonomi yang menuntut masyarakat mendahulukan kebutuhan
pribadi daripada kebutuhan umum.
Kata Kunci : Perubahan, budaya situlung-tulung, masyarakat Bugis