Abstract :
ABSTRAK
Hutan jati pada umumnya merupakan hutan homogen yang diameter pohonnya berbeda-beda, sehingaa memiliki nilai ekonomis yang berbeda pula apabila pohon tersebut panen dan kemudian dijual. Hutan jati tersebut kemudian dibiarkan tumbuh selama 7 tahun periode pertumbuhan. Pada penelitian ini model pemanenan dikembangkan berdasarkan tingkat pertumbuhan diameter jati. Selanjutnya untuk memperoleh hasil yang optimal terlebih dahulu pohon jati pada hutan tersebut diklarifikasikan menjadi 5 kelompok diameter dengan nilai ekonomi yang berbeda-beda. Diasumsikan bahwa dari setiap kelompok akan ada pohon yang berpindah ke kelompok berikutnya dalam suatu periode pertumbuhan. Maka diperoleh model pemanenan hutan jati untuk mencapai hasil optimal dengan kelestarian hutan dan fungsinya akan tetap terjaga. Dari hasil pemanenan yang dicapai kelompok kedua adalah yang terbesar dan harus dipanen seluruhnya setiap 7 tahun periode pertumbuhan untuk mencapai hasil yang optimal diantara keempat kuantitas yang ada.
Kata kunci: Operasi Matriks, Pengelolaan Hutan, Hasil Optimal.