Abstract :
ABSTRAK
Usus ayam adalah salah satu limbah yang memiliki potensi sebagai pakan unggas karena memiliki nilai protein yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa produksi ayam broiler pada pemberian tepung usus ayam berbeda dalam ransum. Sembilan puluh enam ekor DOC ayam broiler strain Malindo (Mixing sex) dipelihara selama 35 hari. Pakan yang diberikan adalah pakan self mixing dengan kandungan EM 3100 kkal/kg dan PK 20% pada fese starter,dan kandungan EM 3200 kkal/kg dan PK 19% pada fase fhinisher. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuandan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah level penambahan tepung usus ayam broiler yaitu ransum tanpa usus ayam (P0), ransum yang mengandung 3% tepung usus ayam (P1), ransum yang mengandung 6% tepung usus ayam (P2), ransum yang mengandung 9% tepung usus ayam (P3). Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan. Hasil analisis ragam menunjukan bahwa pemberian tepung usus ayam berbeda dalam ransum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Rataan konsumsi ransum ayam broiler berada pada kisaran 107.57 (P0) - 110,42 gram/ekor/hari (P2). Rataan pertambahan bobot badan berada pada kisaran antara 52,57 (P0) - 54,31 gram/ekor/hari (P2). Rataan konversi ransum berada pada kisaran 2,02 (P1) - 2,09 (P2).
KataKunci: Ayam Broiler, Tepung Usus Ayam, Konsumsi Ransum, Pertambahan Bobot Badan, dan Konversi Ransum