DETAIL DOCUMENT
Sejarah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas Iia Kota Kendari (2001-2018)
Total View This Week18
Institusion
Universitas Halu Oleo
Author
Yusril, A1N2 16 119
Subject
Sejarah Rumah Tahanan 
Datestamp
2020-02-20 06:19:42 
Abstract :
ABSTRAK YUSRIL (A1N2 16 119), Judul Penelitian “Sejarah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kota Kendari (2001-2018)”, dibimbing oleh Dr. H. Jamiludin, M.Hum, sebagai pembimbing I dan Dra. Irawaty, M.Pd, sebagai pembimbing II. Rumusan dalam Penelitian ini ialah : (1) Bagaimana latar belakang berdirinya Rumah Tahanan Negara kelas IIA Kota Kendari? (2) Bagaimana perkembangan Rumah Tahanan Negara kelas IIA Kota Kendari dari tahun 2001-2018? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah menurut Sulasman yaitu bahwa metode yang dipakai dalam penelitian sejarah mencakup empat langkah, yakni : Heuristis, Kritik, Interpretasi, dan Historiografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Latar belakang berdirinya Rumah Tahanan Negara Kelas IIA, karena setiap Kota Madya seharusnya ada dan terdapat Rumah Tahanan Negara (Rutan), sehingga dilakukan pengusulan terkait pembangunan Rutan. Selain itu, ada insiden kebakaran yang terjadi pada Lapas Kelas IIA di lahan atau lokasi berdirinya Rutan Kelas IIA saat ini. Sehingga para pegawai saat itu mengusulkan anggaran untuk pembangunan Rutan Kelas IIA yang didirikan pada tahun 2001. (2) Perkembangan Rumah Tahanan Negara kelas IIA Kota Kendari dari tahun 2001-2018 adalah: (a) Perkembangan Sarana dan Prasarana Rutan Kelas IIA (2001-2018) adalah Terdapat beberapa perubahan-perubahan kecil pada sebagian fasilitas di Rutan Kelas IIA yang memang memerlukan hal tersebut, seperti Mesjid. (b) Perkembangan Sistem Rutan Kelas IIA adalah: dalam perkembangannya menggunakan sistem berbasis aplikasi yang diberi nama Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Pada urusan kepegawaian atau tingkat kepegawaian saat ini sudah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (Simpeg) Kumham. Kemudian model persuratan di Rutan Kelas IIA Kendari sudah sangat jarang menggunakan kertas karena pada saat ini para pegawai lebih sering menggunakan surat menyurat melalui aplikasi berbasis online, dimana aplikasi tersebut bernama Sisumaker. (c) Perkembangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIA adalah Rutan pada awal beroperasional, tahanannya berjumlah 2 (dua) orang. Kemudian pada tahun 2019 jumlah Tahanan dan Narapidana di Rutan Kelas IIA Kendari meningkat sebanyak 600 orang. (d) Perkembangan Pegawai di Rutan Kelas IIA adalah: pada tahun 2019 semua berjumlah 100 orang termasuk Kepala Rutan. Kata Kunci : Sejarah dan Rumah Tahanan Negara, Kota Kendari 
Institution Info

Universitas Halu Oleo