Abstract :
Penelitian ini bertujuan menganalisis pelajaran bahasa Inggris di SMA Singaraja dengan aspek pembelajaran yang berpusat pada siswa (SCL). Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Tiga guru EFL di kelas sepuluh dipilih sebagai subjek penelitian ini. Panduan wawancara, catatan anekdok, dokumen dan daftar periksa observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasilnya adalah karakteristik SCL yang diekspresikan dalam rencana pelajaran dan proses belajar-mengajar. Berdasarkan analisis rencana pelajaran. Di antara 10 karakteristik, ada 4 karakteristik SCL yang sepenuhnya muncul dari tiga rencana pelajaran yaitu pengetahuan yang dibangun oleh siswa sendiri, siswa bekerja secara individu atau dalam kelompok, teknologi memberdayakan proses belajar siswa dan guru memberikan umpan balik kepada siswa. Setelah itu, hasil kedua adalah karakteristik SCL yang diterapkan selama pelajaran bahasa Inggris. Ada 3 karakteristik SCL yang sepenuhnya diimplementasikan yaitu pengetahuan yang dibangun oleh siswa sendiri, siswa bekerja secara individu atau dalam kelompok, teknologi memberdayakan proses belajar siswa Selain itu, karakteristik tidak sesuai adalah guru hanya memberikan saran dalam proses belajar-mengajar. Oleh karena itu, ada beberapa ketidaksesuaian antara rencana pelajaran dan kinerja guru. Mereka dipengaruhi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam membangun pengetahuan mereka, kurangnya kepercayaan diri siswa, karakteristik siswa yang berbeda dan keterbatasan waktu ketika guru menerapkan pelajaran bahasa Inggris. Untuk membuat pengaplikasian SCL Approach menjasi efisien, guru diharapkan mampu mempertimbangkan strategi pembelajaran yang akan digunakan sesuai dengan karakteristik kemampuan serta kecapakan dari siswa itu sendiri.