Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab miskonsepsi yang terjadi pada siswa dalam memahami konsep segitiga dan konsep segi empat. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Wewewa Timur. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII A dengan jumlah 27 siswa . Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis jawaban siswa terhadap pertanyaan yang diberikan. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa miskonsepsi terjadi pada siswa (1) Berpikir asosiatif, (2) Kurangnya minat belajar, (3) Berpikir intuitif, (4) reasoning tidak lengkap / salah, (5) kemampuan siswa. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan perlunya menganalisa hasil karya siswa untuk menentukan kesalahpahaman yang dialami siswa, sehingga nantinya siswa tidak mengulangi kesalahan yang sama.