Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran online selama pandemi COVID-19 dan tantangan yang dihadapi guru berdasarkan pedoman pelaksanaan pembelajaran dari rumah selama pandemi COVID-19 yang diatur oleh Kemendikbud. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Nusa Penida dan subjeknya adalah guru EFL kelas X IBB. Dalam pengumpulan data, terdapat dua metode yang digunakan yaitu observasi dan wawancara mendalam. Daftar observasi dan pedoman wawancara digunakan sebagai instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran online di masa pandemi COVID-19 dalam hal kegiatan pembelajaran online, memastikan siswa siap belajar, dan menjelaskan materi dilaksanakan dengan baik oleh guru dan sesuai dengan pedoman Kemendikbud. Sementara itu, dari segi konten pembelajaran yang relevan dengan tujuan pembelajaran, mengajarkan empat keterampilan utama bahasa Inggris, komunikasi siswa dengan guru, memfasilitasi diskusi online, partisipasi siswa dalam diskusi online, ketepatan waktu siswa dalam menghadiri kelas online, melakukan refleksi, memberikan tugas individu dan kelompok, ketepatan waktu siswa dalam mengumpulkan tugas, dan pemberian umpan balik belum dilaksanakan secara efektif. Terkait dengan tantangan, guru menghadapi tantangan di masing-masing dari tiga belas aspek pedoman Kemendikbud, dengan tantangan yang beragam di setiap aspek. Dalam hal ini, guru cenderung menghadapi lebih banyak tantangan dalam hal mengajarkan empat keterampilan utama bahasa Inggris, membuat siswa menghadiri kelas online pada waktu yang ditentukan, dan memberikan umpan balik terhadap pekerjaan siswa. Selain itu, keterbatasan waktu merupakan tantangan yang paling sering dikemukakan oleh guru.