Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fonem dan morfem, dan menggambarkan perubahan morfofonemik dalam Bahasa Bali digunakan oleh Kelompok Muslim di Bangras. Penelitian ini berbentuk penelitian kualitatif. Data diperoleh melalui tiga domain penggunaan bahasa yaitu keluarga, pertemanan, dan tetangga. Ada empat instrumen yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data, yaitu peneliti, perekam, daftar kata, dan daftar kalimat. Data dikumpulkan melalui metode observasi. Ada empat langkah model analisis data yaitu, pengumpulan data, reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada delapan jenis fonem, sepuluh jenis morfem, dan empat jenis perubahan morfofonemik. Fonem-fonem itu adalah /p/, /m/, /n/, /ŋ/, /ñ/, /ŋa/, /h/ dan /ʔ/. Morfemnya adalah awalan {ma-} dan {N-}, sufiks {-ne} dan {-ang}, dan konfiks {ng-ang}, {ng-in}, {ka-an}, {N-ang}, {pa-an}, dan {ng-ang}. Ada empat jenis perubahan morfofonemik dalam afiksasi, yaitu penghilangan fonem, penambahan fonem, asimilasi, dan disimilasi. Dalam penghilangan fonem, ada melincer dan nganteang. Penambahan fonem yang ada adalah sapaine, ngaduin, dan kabacaan. Dalam asimilasi, ada nekep, nyocok, ngae, mayah, ngebeng, ngenjenkang, dan penyeluhan. Disimilasi yang ada adalah putihang dan ngantehang.
Kata kunci: fonem, morfem, perubahan morfofonemik, Bahasa Bali Bangras