Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan model tipethink pair sharedengan berbantuan ICT (internet and communication technology) dan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Direct Instruction. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian pre-test post-test nonequivalent control group design.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Busungbiu. tahun ajaran 2018/2019 yang terdiri dari 8 kelas eksperimen dengan jumlah 255 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik clusterrandom sampling, diperoleh kelas VII E sebagai eksperimen dan kelas VII H sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes berupa pilihan ganda sebanyak 20 butir pada materi pencemaran lingkungan dan pemanasan global. Data yang diperoleh untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model tipe think pair share dengan berbantuan ICT (internet and communication technology)dan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran Direct Instruction, dilakukan dengan uji t. Analisis data menggunakan uji-t, dapat diketahuithitung = 3,72 > ttabel = 2,00 pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis skor tes hasil belajar IPA siswa, diketahui bahwa rata-rata skor tes hasil belajar IPA siswa pada kelas eksperimen adalah 65,48 dan rata-rata skor tes hasil belajar IPA siswa pada kelas kontrol adalah 53,48. Kesimpulan hasil penelitian yaitu terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model Kooperatif Tipe think pair share dengan berbantuan ICT (internet and communication technology) dan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model Direct Instruction.