Abstract :
Indonesia sebagai negara agraris, tentunya menggantungkan bahan pokok makanan dari hasil sektor pertanian. Terutama di daerah Bali yang sudah terkenal akan Subak menjadikan Masyarakat terutama di daerah Pedesaan tak luput dari kegiatan Bertani. Kegiatan lain masyarakat untuk mendapat bahan makanan di daerah persawahan adalah dengan mencari Belut. Belut selain sebagai hama bagi petani, juga bisa menjadi bahan pangan bergizi yang menjadi konsumsi sehari-hari bagi Masyarakat.
Seiring dengan perkembangan teknologi, anak-anak maupun orang dewasa terutama di daerah perkotaan sedikit yang aktif bermain di luar rumah dan cenderung individual. Ini berbanding terbalik dengan anak-anak yang ada di daerah pedesaan. kegiatan menangkap belut sendiri banyak dilakukan oleh anak-anak maupun orang dewasa dan memiliki unsur kerja sama dalam praktiknya. Itulah mengapa di pedesaan sendiri masih banyak ada budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu solusinya dengan mengenalkan kegiatan menangkap Belut dan di kemas kedalam bentuk Game. Diharapkan kegiatan tersebut bisa di adopsi atau menambah wawasan masyarakat di daerah perkotaan. Game dapat dimainkan dalam berbagai macam media seperti console, computer, maupun gadget. Salah satu gadget yang paling popular untuk memainkan game adalah smartphone berbasis android. Android merupakan sistem operasi berbasis linux yang bersifat terbuka (open source) dan dirancang untuk perangkat seluler layer sentuh.