Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tiga metode Sistem Pendukung Keputusan dalam melakukan penilaian/merekomendasikan pemberian kredit usaha di Koperasi Tani Karya Sejahtera. Ketiga metode tersebut, yaitu: Simple Additive Weighting (SAW), Technique for Order by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), serta kombinasi dari metode SAW dan TOPSIS karena metode SAW merupakan metode yang pembobotannya bagus, sedangkan metode TOPSIS memiliki perankingan yang akurat. Penelitian ini menggunakan lima kriteria yaitu: Jaminan, Penghasilan, Formulir Pengajuan pinjaman (FPP), Surat Ijin Pendirian Usaha (SIUP), Pajak Bumi Bangunan (PBB). Selain membandingkan metode, dilakukan pula pengujian metode. Hal ini bertujuan untuk mencari metode yang paling sesuai/relevan dalam melakukan penilaian. Pengujian metode menggunakan teknik MAP yang menguji akurasi terhadap perangkingan debitur. Perbandingan antara metode SAW, TOPSIS, dan SAW-TOPSIS diuji menggunakan teknik MAP yang menunjukkan berdasarkan hasil pengujian masing-masing metode, metode SAW ? TOPSIS menjadi metode dengan akurasi terbaik ketika menggunakan 10 data ranking teratas dengan nilai sebesar 83,7%. Metode TOPSIS menjadi metode dengan akurasi terbaik ke dua ketika menggunakan 10 data ranking teratas dengan nilai pengujian MAP sebesar 66%. Metode SAW menjadi metode dengan akurasi terbaik ketiga ketika menggunakan 10 data ranking teratas, dalam pengujian menggunakan teknik MAP dengan nilai sebesar 54,3%. Penelitian selanjutnya diharapkan mampu menyempurnakan metode kombinasi SAW-TOPSIS karena dalam penelitian ini metode tersebut menunjukkan akurasi tertinggi.