Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Group Investigation berbantuan media visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD Negeri Gugus V Mengwi Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan kelompok Non-Equivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh kelas V SD Negeri Gugus V Mengwi Tahun Ajaran 2018/2019 sebanyak 276 orang siswa. Penentuan sampel dalam penelitian menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 2 Buduk sebagai kelompok eksperimen sebanyak 38 orang siswa dan kelas VB SD Negeri 1 Buduk sebagai kelompok kontrol sebanyak 34 orang siswa. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan instrumen tes objektif pilihan ganda biasa sebanyak 30 soal yang sudah divalidasi. Nilai gain score dinormalisasi dianalisis menggunakan uji-t. Hasil analisis uji-t menunjukkan nilai thitung = 9,084 > ttabel pada taraf signifikansi 5 % (?=0,05, dk=70) = 1,990 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Group Investigation berbantuan media visual dan kelompok yang dibelajarkan secaran konvensional. Rata-rata gain score dinormalisasi kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Group Investigation berbantuan media visual = 0,509 lebih besar dari rata- rata gain score dinormalisasi kelompok yang dibelajarkan secara konvensional = 0,258. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Group Investigation berbantuan media visual terhadap kompetensi pengetahuan IPA kelas V SD Negeri Gugus V Mengwi Tahun Ajaran 2018/2019. Untuk peneliti yang memiliki kesamaan variabel, hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai kajian penelitian relevan.
Kata kunci: Group Investigation, visual, IPA