Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume perdagangan, dividend payout ratio (DPR) dan inflasi terhadap volatilitas harga saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2013-2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017 sebanyak 152 perusahaan. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria-kriteria antara lain perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017 dan perusahaan manufaktur yang selalu membagikan dividen dari tahun 2013-2017 sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 32 perusahaan. Sumber data yang digunakan adalah idx.co.id dan bi.go.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume perdagangan dan dividen payout ratio berpengaruh positif terhadap volatilitas harga saham, sedangakan inflasi tidak berpengaruh terhadap volatilitas harga saham.