Abstract :
Proses persediaan barang merupakan salah satu kegiatan yang penting pada suatu perusaahaan, kegiatan persediaan barang salah satunya ialah pengadaan barang dan pengecekkan stok barang yang dimiliki. Proses pengadaan barang kembali diambil berdasarkan riwayat terakhir pengadaan barang. Hal ini dapat mengakibatkan beberapa jenis barang mengalami kelebihan jumlah persediaan, kesulitan pada saat proses pengecekkan barang dan mengakibatkan adanya produk yang memiliki tanggal kedaluwarsa yang terlewat. Hal ini bedampak pada kerugiaan perusahaan karena produk tidak dapat dijual. Oleh karena itu untuk meminimalisirkan kendala yang tersebut maka diperlukannya perancangan sistem persediaan barang berbasis web dengan metode EOQ (Economic Order Quantity) untuk menentukan jumlah optimal dalam pemesanan serta ROP (Reorder of Point) untuk menentukan titik pemesanan kembali.