Abstract :
Kecurangan laporan keuangan merupakan masalah serius dan menjadi
ancaman bagi para pemangku kepentingan, terutama bagi investor. Berdasarkan hasil dan kesimpulan, penelitian ini menunjukkan bahwa financial stability (ACHANGE) dan nature of industry (RECEIVABLE) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap financial statement fraud sedangkan personal financial need (OSHIP), external pressure (LEVERAGE), financial target (ROA), ineffective monitoring (BDOUT) dan rationalization (AUDCHANGE) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap financial statement fraud.