Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh konflik peran, ketidakjelasan peran, dan komitmen organisasi terhadap kinerja auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di beberapa Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Selatan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 80 responden dari 14 Kantor Akuntan Publik. Data penelitian ini diperoleh secara primer melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sedangkan metode pengolahan data yang digunakan peneliti adalah analisis berganda dengan alat bantu SPSS versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial konflik peran dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja auditor, sedangkan ketidakjelasan peran tidak berpengaruh terhadap kinerja auditor. Dan secara simultan konflik peran, ketidakjelasan peran, dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja auditor sebesar 35,60%. Sedangkan sisanya sebesar 64,40% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam model penelitian ini.