Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh reputasi auditor, prediksi
kebangkrutan, disclosure dan leverage terhadap penerimaan opini audit going concern. Pengumpulan data mengunakan metode purposive sampling pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2014 - 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) reputasi auditor tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,360 > ? (0,05). (2) prediksi kebangkrutan tidak berpengeruh terhadap penerimaan opini audit going concern, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,756 > ? (0,05). (3) disclosure tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,182 > ? (0,05). (4) leverage tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern,dengan tingkat signifikansi sebesar 0,070 > ? (0,05). (5) reputasi auditor, prediksi kebangkrutan, disclosure dan leverage secara simultan terhadap penerimaan opini audit going concern, dengan tingkat signifikan 0,049 < ? (0,05).