Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang sanitasi
lingkungan dengan perilaku pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD)
(Studi korelasi pada ibu rumah tangga di Penjaringan, Jakarta Utara). Metode
penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif dan format
eksplanasi. Data dianalisa menggunakan uji-t dan regresi linier sederhana. Lokasi
penelitian di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Penelitian ini dilaksanakan
pada bulan Juni sampai November 2019. Populasi penelitian ini adalah seluruh
ibu rumah tangga di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Jumlah keseluruhan
sampel adalah 92 ibu rumah tangga yang berada di RT 15 dan RT 17 Kelurahan
Penjaringan, Jakarta Utara. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini
menggunakan cara sampling acak sederhana (simple random sampling). Hasil
penelitian persamaan regresi pengetahuan tentang sanitasi lingkungan terhadap
perilaku pencegahan penyakit demam berdarah dengue adalah ? = 43,16 + 1,38X.
Hasil perhitungan korelasi nilai r (korelasi) sebesar 0,271; nilai r tabel sebesar
0,205; sehingga r hitung > r tabel. Uji t dibuktikan dengan t hitung > t tabel yaitu
2,671 > 1,986; dapat diartikan terdapat Hubungan yang signifikan antara
pengetahuan tentang sanitasi lingkungan dengan perilaku pencegahan penyakit
demam berdarah dengue. Hasil perhitungan koefisien determinasi (Kd) (r)2 =
0,074 (7,4%), artinya hubungan pengetahuan tentang sanitasi lingkungan dengan
perilaku pencegahan penyakit demam berdarah dengue sebesar 7,4%. Kesimpulan
penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara
pengetahuan tentang sanitasi lingkungan dengan perilaku pencegahaan penyakit
demam berdarah dangue (DBD). Dengan demikian semakin meningkat
pengetahuan tentang sanitasi lingkungan, maka semakin meningkat perilaku
pencegahaan penyakit demam berdarah dangue (DBD).