Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cair tahu dan rumen sebagai bahan baku pupuk cair, banyaknya kebutuhan pupuk tidak sebanding dengan produksi pupuk saat ini dan juga mahalnya harga pupuk selain itu banyak home industri pembuatan tahu tidak ada pengolahan khusus untuk limbah cairnya maka terjadi pencemaran lingkungan. Jenis penelitian bersifat eksperimen dan observasi dengan tujuan mengetahui pengaruh waktu fermentasi dan volume rumen terhadap pupuk cair yang dihasilkan. Waktu fermentasi yang digunakan adalah 5, 10 dan 15 hari sedangkan volume rumen 10, 20, 30 dan 40 ml.
Model matematika rancangan percobaan rancangan Faktorial dengan 3 kali ulangan yang digunakan adalah sebagai berikut, Mattjik dan Sumertajaya (2000) :
Y(ijk)t = ?+Ci+Nj+ (CN)ij +?ijk
Analisis data penelitian selain menggunakan faktorial juga menghitung korelasi antar perlakuan, Mattjik dan Sumertajaya (2000) untuk melihat hubungan antara waktu fermentasi dengan konsentrasi rumen. Dengan melihat hasil penelitian awal nilai pH 3,7 dan kosentrasi Nitrogen 80,12 ppm, hasil optimum yaitu setelah fermentasi 15 hari dan penambahan 40 ml rumen pH menjadi 7,43 dan kosentrasi Nitrogen 270,94 ppm, dapat disimpulkan limbah cair tahu pH netral dan Nitrogen meningkat dengan demikian limbah cair tahu memiliki potensi untuk dijadikan pupuk cair oganik, meskipun perlu penelitian lebih lanjut karna ada persyaratan lain sebagai pupuk cair organik.