Abstract :
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Konstruksi pemberitaan Neneng Hasanah di kasus suap Meikarta pada surat kabar Radar Bekasi pada bulan Januari - mei 2019
berdasarkan analisis wacana kritis model sara mills dan untuk menghetahui bagaimana Suarat Kabar Radar Bekasi memandang perempuan dilihat dari perspektif feminisme.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis dengan menggunakan paradigma kritis. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah Pemberitaan pada Headline utama pada Surat Kabar Radar Bekasi pada bulan Januari - Mei 2019.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif . pengumpulan Data menggunakan teknik interaktif yaitu melalui pengumpulan data , reduksi data , penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dengan menggunakan teknik analisis teks untuk pengolahan data.
Hasil penelitain ini menunjukkan bahwa Surat Kabar Radar Bekasi turut mengkontruksi pemberitaan serta memarjinalkan sosok Neneng Hasanah Yasin melalui pemilihan kata yang
di gunakan . Surat Kabar Radar Bekasi berupaya mengkontruksi pemberitaan dengan mendramatisir peristiwa dengan mencampurkan kehidupan pribadi Neneng Hasanah yasin dalam Pemberitaan , sesuai sekmentasi pasar yang dituju.