DETAIL DOCUMENT
KONSTRUKSI REALITAS BERITA BASUKI TJAHAJA PURNAMA DALAM KASUS PENODAAN AGAMA (Kajian Analisis Framing Model Zongdang Pan Pada republika.co.id Kasus Dugaan Penodaan Agama April 2017)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Satya Negara Indonesia
Author
Aritonang, Dewi Armini
Subject
Social Sciences (General) 
Datestamp
2023-01-24 06:18:59 
Abstract :
Salah satu fungsi utama dari media massa adalah memberikan informasi kepada khalayak, berbagai media massa yang telah ada, dimanfaatkan oleh khlayak untuk memenuhi kebutuhannya akan informasi yang secara otomatis akan lebih mengembangkan wawasan intelektual mereka. Menyampikan berita secara obyektif adalah kewajiban yang harus dilakukan oleh institusi media dan wartawan. Proses konstruksi realitas yang dilakukan oleh media dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, diantaranya analisis wacana, analisis framing, dan analisis semiotika. Analisis framing merupakan metode yang sesuai digunakan penelitian ini, karena dalam perspektif komunikasi analisis ini dipakai untuk mengetahui bagaimana cara pandang yang digunakan oleh wartawan ketika menyeleksi dan menulis berita. analisis framing secara sederhana dapat digambarkan sebagai analisis untuk menegtahui bagaimana suatu peristiwa atau realitas dibingkai oleh media. Di sini realitas sosial dimaknai dan dikonstruksi dengan makna tertentu, peristiwa dipahami dengan bentukan tertentu. Istilah konstruksi realitas menjadi terkenal sejak diperkenalkan oleh Peter L. Berger dan Thomas luckman dalam buku The Social Of Construction Reality, realitas menurut Berger dan Luckman tidak dibentuk secara ilmiah, tidak juga sesuatu yang diturunkan oleh Tuhan, tetapi dibentuk dan dikonstruksi. Lebih lanjut gagasan Berger mengenai konteks berita harus dipandang sebagai konstruksi atas realitas. Teori dan pendekatan konstruksi sosial atas realitas terjadi secara simultan melalui tiga proses sosial yaitu, eksternalisasi, objektivitas, dan internalisasi. (Bungin, 2006: 206). Zhong Pan dan Gerald M. Kosicki (1993) melalui tulisan mereka ?framing analysis ; An Approach to News Discourse? mengoperasionlakan empat dimensi structural teks berita sebagai perangkat framing ; sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Keempat dimensi structural ini membentuk semacam tema yang mempertautkan elemen-elemen semantik narasi berita dalam suatu koheresi global (Sobur, 2006: 175). 
Institution Info

Universitas Satya Negara Indonesia