Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengalaman audit, beban kerja, dan task specific knowledge terhadap pendeteksian kecurangan.
Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di wilayah Jakarta Selatan yang terdaftar di Direktorat Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 54 responden dari 6 Kantor Akuntan Publik.
Data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan metode pengolahan data yang digunakan peneliti adalah analisis linear berganda dengan bantuan SPSS versi 22.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman audit dan task specific knowledge secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan, sedangkan beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan. Sedangkan secara simultan pengalaman audit, beban kerja dan task specific knowledge secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendeteksian kecurangan.