Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui sistem
akuntansi dan pengendalian internal dari penjualan kredit, penagihan piutang dan
penerimaan kas sudah sesuai atau tidak dengan sistem akuntansi dan pengendalian
internal dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan
data penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara secara tertutup serta studi
pustaka.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan PT. Global Pharma
Indonesia dilihat dari sisi: 1. Sistem Akuntansi Penjualan Kredit pada PT. Global
Pharma Indonesia cukup sesuai dengan sistem akuntansi yang menunjukkan hasil
persentase sebanyak 68,18%. 2. Sistem Akuntansi Penagihan Piutang pada PT.
Global Pharma Indonesia cukup sesuai dengan sistem akuntansi yang
menunjukkan hasil persentase sebanyak 58,33%. 3. Sistem Akuntansi Penerimaan
Kas pada PT. Global Pharma Indonesia cukup sesuai dengan sistem akuntansi
penerimaan kas yang menunjukkan hasil persentase sebanyak 58,30%. 4. Sistem
Akuntansi Penjualan Kredit pada PT. Global Pharma Indonesia cukup sesuai
dengan unsur-unsur pengendalian internal yang menunjukkan hasil persentase
sebanyak 56,25%. 5. Sistem Akuntansi Penagihan Piutang pada PT. Global
Pharma Indonesia cukup sesuai dengan unsur-unsur pengendalian internal yang
menunjukkan hasil presentase sebanyak 57,14%. Dan 6. Sistem Akuntansi
Penerimaan kas pada PT. Global Pharma Indonesia kurang sesuai dengan unsurunsur
pengendalian internal yang menunjukkan hasil persentase sebanyak 50%.
Hal ini terjadi karena penjualan secara kredit akan menimbulkan piutang bagi
perusahaan, kemudian dari piutang tersebut dilakukan penagihan piutang untuk
dikelola menjadi uang kas yang menjadi sumber pemasukan bagi perusahaan.