Abstract :
Eksistensi diri merupakan suatu kondisi seseorang dengan kemampuannya dapat menemukan makna dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Eksistensi Diri melalui Aplikasi Tik-Tok dalam Konten Video Edukasi Pembelajaran pada Akun @mayatoomuch.
Landasan Teori yang digunakan adalah Teori Interaksi Simbolik dan menggunakan Landasan Konseptual, Komunikasi, Media Sosial, Aplikasi Tik Tok, Konsep Diri dan Eksistensi Diri.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Paradigma Konstruktivisme. Metode Fenomenologi. Menggunakan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi diri yang dilakukan Maya Rachmawaty menggunakan 4 komponen Fenomenologi Edmund Husserl, yakni kesengajaan, noema dan noesis, intuisi, dan intersubjektivitas.
Eksistensi diri melalui aplikasi Tik Tok diantaranya, banyaknya pengguna aplikasi Tik Tok yang memiliki banyak followers, tetapi hilang kembali karena tidak ada followers atau followers berpaling ke akun orang lain.