Abstract :
Senjata nuklir merupakan satu-satunya senjata pemusnah massal yang kepemilikan
maupun penggunaannya belum dilarang oleh hukum internasional. Sudah jelas bahwa
tidak ada negara yang bisa menyeret negara-negara pemilik senjata nuklir untuk
merundingkan suatu perjanjian internasional guna melucuti senjata nuklir mereka
sendiri. Yang dapat dilakukan adalah menciptakan suatu kondisi di mana rakyat
mereka sendiri akan menuntut pemerintahan mereka untuk melucuti senjata nuklirnya.
Salah satu caranya adalah dengan mengkampanyekan dampak kemanusiaan yang dapat
ditimbulkan oleh penggunaan senjata nuklir. International Campaign to Abolish
Nuclear Weapons (ICAN) adalah salah satu organisasi internasional non-pemerintah
yang fokus terhadap masalah pelarangan dan pelucutan senjata nuklir. Untuk mencapai
tujuan penelitian tersebut, maka penulis menggunakan pendekatan kualitatif, peneliti
mencoba menggambarkan dan menjelaskan peran serta upaya-upaya apa saja yang
International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN) lakukan dalam
mewujudkan perdamaian dunia melalui Kampanye Anti Senjata Nuklir. Dengan teknik
pengumpulan data melalui telaah pustaka (library research) yang bersumber dari buku,
jurnal, dokumen, dan website yang valid. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa strategi International Campaign to Abolish Nuclear Weapons dalam kampanye
anti senjata nuklir kepada publik, membangun koalisi transnasional, dan menggunakan
metode non-kekerasan. Koalisi transnasional digunakan untuk membawa pesan
kolektif dengan massa yang lebih besar.