Abstract :
Tax avoidance adalah upaya penghindaran pajak yang biasanya dilakukan
oleh perusahaan untuk mengurangi biaya yang dikeluarkan guna menghasilkan
laba yang lebih besar. Tax avoidance bukanlah perbuatan melanggar hukum
namun tidak etis untuk dilakukan karena dapat mengurangi penghasilan negara
yang mana mengandalkan peran pajak dalam pendapatan negara. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana peran intensitas aset tetap,
pertumbuhan penjualan dan koneksi politik terhadap tax avoidance pada
perusahaan pertambangan yang terdaftar Bursa Efek Indonesia tahun 2015 - 2019.
Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal, Jenis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode analisis data yang
digunakan adalah regresi linear berganda dengan pengujian uji t dan uji F.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan Pertambangan
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 ? 2020. Metode pengambilan
sampel menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian
memperoleh jumlah 9 perusahaan selama 5 tahun, sampel yang memenuhi kriteria
penelitian adalah 45sampel.
Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa intensitas aset tetap
berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap tax avoidance. Pertumbuhan
penjualan tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Koneksi politik berpengaruh
secara negatife dan signifikan terhadap tax avoidance.