Abstract :
Perusahaan seharusnya mengganti auditornya sesuai dengan peraturan yang berlaku, namun masih banyak perusahaan yang melakukan pergantian auditor di luar ketentuan undang-undang. Beberapa penelitian terdahulu mengenai voluntary auditor switching menunjukkan hasil yang berbeda-beda antara peneliti satu dengan yang lainnya (research gap), oleh karena itu perlu dilakukan penelitian ulang untuk mencoba memverifikasi teori tentang voluntary auditor switching pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan bukti mengenai pengaruh opini audit, reputasi auditor dan pergantian manajemen terhadap terjadinya pergantian auditor secara sukarela.
Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode tahun 2014 ? 2016 (audited) yang di peroleh dari website resmi BEI yaitu www.idx.co.id. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah opini audit, reputasi auditor dan pergantian manajemen, sedangkan yang menjadi variabel terikat dalam penelitian ini adalah voluntary auditor switching. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode tahun 2014-2016. Teknik pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling dengan unit analisis laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, dan di peroleh sampel sebanyak 180 laporan keuangan dari 60 perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan pengujian hipotesis menggunakan model regresi logistik dengan bantuan program SPSS 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial opini audit berpengaruh siginifikan terhadap voluntary auditor switching. Sedangkan reputasi auditor secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap voluntary auditor switching, dan pergantian manajemen berpengaruh signifikan terhadap voluntary auditor switching.